Romy Tahrizi Juara Nasional Shifter 150 2026 setelah menuntaskan persaingan sengit bersama Dewa United Motorsport sepanjang enam putaran Kejuaraan Nasional Gokart 2026. Pembalap berusia 37 tahun tersebut memastikan gelar setelah mampu membalikkan situasi pada seri penutup musim.
Romy mengunci pencapaian tersebut dalam Final Race Round 6 pada 5-6 September 2026. Sebelum memasuki putaran terakhir, ia masih berada di posisi kedua klasemen sementara. Saat itu, Romy tertinggal 15 poin dari pembalap yang memimpin persaingan kelas Shifter 150.
Situasi tersebut membuat seri pamungkas memiliki peran besar dalam menentukan juara. Romy kemudian menjaga performanya sepanjang perlombaan dan berhasil menyelesaikan balapan dengan hasil yang membawanya melewati perolehan poin pesaing terdekat. Tambahan angka dari putaran keenam akhirnya menempatkannya di puncak klasemen akhir.
Konsistensi Romy Tahrizi Sepanjang Enam Putaran
Perjalanan menuju gelar nasional menuntut Romy menjaga performa sejak awal hingga penghujung kompetisi. Kejuaraan Nasional Gokart 2026 menggelar enam putaran sejak Januari sampai September.
Sepanjang periode tersebut, Romy membukukan empat kemenangan. Selain itu, ia mencatat satu hasil runner-up. Sementara pada satu putaran lainnya, Romy tidak mampu menyelesaikan perlombaan.
Catatan itu membuatnya mengoleksi lima podium dari enam putaran. Konsistensi tersebut pada akhirnya memberikan jumlah poin yang cukup bagi Romy untuk menutup musim sebagai Juara Nasional Shifter 150 2026.
Namun, perjuangan Romy tidak hanya berlangsung di lintasan. Pada usia 37 tahun, ia termasuk salah satu peserta paling senior yang bersaing dalam kelas tersebut. Kondisi itu menuntutnya memberikan perhatian besar terhadap kebugaran.
Gokart membutuhkan stamina, konsentrasi, dan ketahanan tubuh karena pembalap harus menghadapi perlombaan berintensitas tinggi. Romy pun terus menjaga kesiapan fisik sekaligus mental agar mampu mempertahankan performa selama kompetisi.
Di luar aktivitas balap, Romy juga menjalankan profesinya sebagai lawyer di Kantor AHHN Lawyers. Karena itu, ia harus membagi waktu antara pekerjaan dan persiapan menghadapi setiap putaran kejuaraan.
Dewa United Motorsport Berperan Penting
Kerja sama Romy dengan Dewa United Motorsport turut menopang keberhasilannya sepanjang musim. Tim terus mempersiapkan gokart dan melakukan pengaturan kendaraan untuk menghadapi karakter setiap putaran.
Sinergi antara pembalap dan tim membantu Romy menjaga daya saing sampai seri terakhir. Mereka terus mengevaluasi performa dari satu putaran ke putaran berikutnya agar mampu menghadapi persaingan kelas Shifter 150.
Keberhasilan tersebut sekaligus memberikan hasil positif bagi Dewa United Motorsport. Selain mengantar Romy merebut gelar individu, kontribusi para pembalap yang mendapat julukan “Anak Dewa” membawa tim tersebut meraih gelar Juara Nasional Tim Kejuaraan Nasional Gokart 2026.
Dengan demikian, seri penutup musim menghasilkan dua pencapaian penting bagi Romy dan timnya. Gelar individu Shifter 150 berjalan beriringan dengan keberhasilan Dewa United Motorsport dalam persaingan antartim.

Romy Tahrizi dengan trofi juaranya.
Abu Vulkanik Tambah Tantangan Seri Terakhir
Putaran keenam menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan seri sebelumnya. Abu vulkanik akibat erupsi Anak Krakatau mencapai kawasan Sentul Karting Circuit dan memengaruhi kondisi lintasan.
Debu menutupi permukaan trek, sedangkan jarak pandang pembalap ikut menurun. Kondisi tersebut bahkan sempat mengancam pelaksanaan balapan yang menentukan gelar nasional.
Panitia kemudian menunda perlombaan selama hampir empat jam. Organizer bersama petugas pemadam kebakaran melakukan penanganan dengan menyemprot seluruh permukaan lintasan agar perlombaan dapat berlangsung.
Setelah kondisi memungkinkan, panitia akhirnya menjalankan balapan. Situasi lintasan membuat setiap pembalap harus semakin cermat mengatur strategi sekaligus menjaga konsentrasi.
Bagi Romy, tantangan tersebut datang pada saat ia membutuhkan hasil maksimal untuk mengejar selisih 15 poin. Ia mampu melewati tekanan tersebut dan menutup perlombaan dengan posisi yang memastikan dirinya meraih poin terbanyak pada akhir musim.
Gelar Juara Jadi Buah Kerja Keras
Romy menilai gelar nasional tersebut memiliki arti besar karena ia mendapatkannya melalui perjalanan yang panjang. Menurutnya, persaingan ketat memaksanya terus menjaga konsistensi, kebugaran, fokus, serta melakukan evaluasi selama musim berlangsung.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dewa United Motorsport yang terus memberikan dukungan dan menyiapkan gokart untuk setiap perlombaan. Romy turut mendedikasikan keberhasilan tersebut kepada tim, keluarga, sponsor, dan berbagai pihak yang mendukung perjalanannya.
Meski telah mencapai target besar pada musim 2026, Romy belum ingin berhenti mengejar prestasi. Gelar Shifter 150 justru menjadi tambahan motivasi baginya untuk terus meningkatkan kemampuan.
Romy Bidik Tantangan Berikutnya
Setelah menutup Kejuaraan Nasional Gokart 2026 sebagai juara, Romy mulai mengarahkan perhatian pada target berikutnya. Ia ingin mempertahankan gelar nasional sekaligus membuka kesempatan untuk mencoba persaingan di tingkat internasional.
Romy percaya kerja keras, kemauan belajar, dan sikap pantang menyerah dapat membuka peluang untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Ia pun berharap dapat melanjutkan perjalanan tersebut bersama Dewa United Motorsport.
Keberhasilan musim ini sekaligus membuktikan pentingnya konsistensi dalam persaingan yang berlangsung panjang. Romy memulai seri terakhir dari posisi kedua klasemen dengan defisit 15 poin, tetapi ia mampu mengubah keadaan pada kesempatan terakhir.
Lima podium dari enam putaran, termasuk empat kemenangan, akhirnya mengantarkan Romy Tahrizi Juara Nasional Shifter 150 2026. Bersama Dewa United Motorsport, ia kini membawa pencapaian tersebut sebagai modal untuk mengejar target berikutnya di dunia gokart.