Kunjungan Wisman Ke Indonesia pada Juli 2026 kembali menunjukkan perkembangan positif dengan Malaysia menempati posisi teratas sebagai negara penyumbang wisatawan asing terbesar. Wisatawan pemegang paspor Malaysia mencatat 228,71 ribu kunjungan atau menyumbang sekitar 15 persen dari keseluruhan wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia sepanjang bulan tersebut.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Pariwisata Juli 2026 mencatat total kedatangan wisatawan mancanegara mencapai 1,53 juta kunjungan. Angka tersebut sekaligus memperlihatkan tingginya kontribusi negara-negara di kawasan Asia Tenggara terhadap sektor pariwisata Indonesia.
Malaysia mempertahankan posisi pertama, sedangkan Australia dan China mengikuti pada peringkat kedua dan ketiga. Singapura kemudian melengkapi empat negara dengan kontribusi kunjungan wisatawan terbesar pada Juli 2026.
Wisatawan Malaysia Catat 228,71 Ribu Kunjungan
BPS mencatat wisatawan pemegang paspor Malaysia melakukan 228,71 ribu kunjungan ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 15 persen dari total kunjungan wisman ke Indonesia pada periode yang sama.
Jika membandingkannya dengan Juli 2025, jumlah wisatawan Malaysia mengalami pertumbuhan 7,83 persen. Pada Juli tahun sebelumnya, Indonesia menerima 212.113 kunjungan wisatawan pemegang paspor Malaysia.
Namun, pergerakannya berbeda jika menggunakan Juni 2026 sebagai pembanding. Pada bulan tersebut, wisatawan Malaysia mencatat 258.694 kunjungan. Dengan demikian, jumlah kunjungan pada Juli mengalami penurunan sebesar 11,59 persen secara bulanan.
Meski mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, Malaysia tetap mempertahankan posisi sebagai pasar wisatawan asing terbesar bagi Indonesia pada Juli 2026.
Australia Tempati Peringkat Kedua
Australia menyusul Malaysia sebagai penyumbang wisatawan mancanegara terbesar kedua. Sepanjang Juli 2026, wisatawan pemegang paspor Australia mencatat 188.254 kunjungan.
Jumlah itu berkontribusi sebesar 12,34 persen terhadap keseluruhan wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia pada bulan tersebut. Berbeda dengan Malaysia, wisatawan Australia menunjukkan peningkatan baik secara tahunan maupun bulanan.
Jika membandingkannya dengan Juli 2025, kunjungan wisatawan Australia meningkat 8,67 persen. Sementara dibandingkan Juni 2026, jumlah kunjungannya bertambah 12,39 persen.
Pertumbuhan tersebut memperlihatkan besarnya kontribusi pasar Australia terhadap arus wisatawan internasional yang masuk ke Indonesia.

Malaysia masih menjadi negara penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) terbesar ke Indonesia pada Juli 2026.
Kunjungan Wisatawan China Melonjak
China menempati urutan ketiga dengan mencatat 156.748 kunjungan sepanjang Juli 2026. Wisatawan pemegang paspor China memberikan kontribusi sekitar 10,28 persen terhadap total kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan tersebut.
Jumlah wisatawan China juga memperlihatkan pertumbuhan cukup kuat. Secara tahunan, angka kunjungannya meningkat 8,45 persen dibandingkan Juli 2025.
Pertumbuhan yang lebih tinggi terjadi jika membandingkannya dengan Juni 2026. Jumlah wisatawan China melonjak hingga 33,40 persen hanya dalam satu bulan.
Peningkatan tersebut membuat China tetap menjadi salah satu pasar wisatawan internasional terbesar bagi pariwisata Indonesia.
Singapura Lengkapi Empat Besar
Selain Malaysia, Australia, dan China, Singapura turut memberikan kontribusi besar. Wisatawan pemegang paspor Singapura mencatat 117.278 kunjungan sepanjang Juli 2026.
Angka tersebut setara dengan 7,69 persen dari keseluruhan kunjungan wisatawan mancanegara pada periode yang sama.
Secara tahunan, jumlah wisatawan Singapura bertambah 2,67 persen di bandingkan Juli 2025. Akan tetapi, jumlah tersebut mengalami penurunan cukup besar jika membandingkannya dengan Juni 2026. Secara bulanan, kunjungan wisatawan Singapura berkurang 30,98 persen.
Walaupun mengalami kontraksi bulanan, Singapura masih masuk dalam empat negara dengan jumlah wisatawan terbesar yang datang ke Indonesia pada Juli 2026.
Total Kunjungan Wisman Capai 1,53 Juta
Secara keseluruhan, Indonesia menerima 1,53 juta kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Juli 2026. Jumlah ini mencatat pertumbuhan 9,99 persen dibandingkan Juni 2026.
Apabila menggunakan Juli 2025 sebagai pembanding, kunjungan wisatawan asing juga tumbuh 2,95 persen. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa arus wisatawan internasional masih bergerak positif secara tahunan.
Kinerja positif juga terlihat dari data kumulatif sepanjang tujuh bulan pertama 2026. Mulai Januari hingga Juli, Indonesia telah mencatat 8,98 juta kunjungan wisatawan mancanegara.
Jumlah kumulatif tersebut tumbuh 5,23 persen di bandingkan periode Januari-Juli pada tahun sebelumnya. Data ini memperlihatkan bahwa sektor pariwisata Indonesia terus menerima peningkatan kunjungan dari pasar internasional.
Malaysia tetap memimpin sumber kunjungan wisman ke Indonesia pada Juli 2026. Sementara itu, pertumbuhan wisatawan dari Australia dan terutama China ikut memperkuat pergerakan kunjungan internasional. Dengan total 8,98 juta kunjungan selama Januari-Juli 2026, perkembangan tersebut menjadi indikator penting dalam melihat performa pariwisata Indonesia sepanjang tahun ini.