Membaca Setiap Hari

Membaca Setiap Hari: Investasi Terbaik Untuk Kecerdasan Otak

Membaca Setiap Hari Merupakan Kebiasaan Yang Sangat Bermanfaat Karena Dapat Menambah Pengetahuan. Melatih Kemampuan Berpikir, memperkaya bahasa, serta menenangkan pikiran. Selain itu, hal ini juga membantu membentuk sikap disiplin, meningkatkan empati. Dan mendukung kesuksesan dalam belajar maupun kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap hari perlu di biasakan agar kualitas diri dan wawasan terus berkembang. Mereka juga sadar bahwa untuk mempertahankan keefektifan ttersebut, mereka harus tetap memperoleh informasi atas perubahan-perubahan serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di dunia dan industri atau dalam profesi mereka.

Mereka harus mampu mengimbangi perkembangan terhadap suatu hal dan kemudian menyesuaikan diri seperlunya. Sudah jelas, persoalannya bukan terletak pada cara menemukan sesuatu yang dapat dibaca, namun bagaimana waktu yang singkat ini kita gunakan untuk efektifitas membaca. Sekarang ini merupakan zaman informasi yang berlebihan. Terlalu sedikit waktu dan terlalu banyak barang cetak yang saling bersaing untuk memperoleh perhatian kita. Kunci terpenting bagi Membaca Setiap Hari dapat diringkas dalam sebuah kata selektif. Efektifitas membaca, seperti hal-hal lainnya, berprinsip pada mengerjakan sesedikit mungkin.

Tetapi memperoleh hasil yang lebih baik dari pada mengerjakan lebih banyak dan lebih cepat. Bila kamu mempunyai kemampuan membaca dengan kecepatan rata-rata dua ratus lima puluh kata tiap menit dengan pengertian untuk tidak membaca seratus ribu kata pada buku yang baru saja kamu miliki, maka kamu akan menghemat waktu baca kamu sebesar enam jam empat puluh menit. Dengan menggunakan tehnik membaca yang selektif, kamu dapat membuat keputusan yang cepat. Untuk menentukan apakah kamu harus Membaca Setiap Hari atau tidak, atau bagian mana dari suatu buku yang harus di baca.

Membaca Setiap Hari Dan Dapat Menggaris Bawahi Pokok-Pokok Bacaan Yang Penting

Evaluasilah bacaan profesi kamu dengan selalu mengingat pada tujuan-tujuan membaca sesuatu, tanyakan kepada diri kamu kamu. Sebelum melakukannya, “Apakah bacaan ini dapat mendorong saya untuk lebih maju dalam mencapai tujuan saya?” Bila tidak, jangan baca buku tersebut. Carilah penalaran, gagasan-gagasan serta pokok pokok yang penting dalam bahan bacaan tersebut. Bacalah pokok kalimat dari setiap paragrap. Apakah bermanfaat? Bila tidak, beralihlah ke paragrap berikutnya. Bila kamu melihat sebuah buku, lihatlah dengan cepat informasi pada sampulnya, daftar isi, kata pengantar, indeks dan tkamu pengenal pengarang.

Kamu dapat dengan cepat melihat apakah ada sesuatu yang berguna bagi kamu atau tidak. Bila kamu hanya melihat satu bagian atau bab yang berguna, bacalah dan sisihkan buku tersebut. Kurangi beban bacaan kamu sampai pada hal-hal yang diperlukan saja. Bila kamu memerlukan informasi pada bab-bab berikutnya untuk menjaga diri agar tetap memperoleh informasi tetapi tidak mempunyai waktu yang cukup, limpahkan bahan bacaan tersebut kepada teman kamu. Membaca Setiap Hari Dan Dapat Menggaris Bawahi Pokok-Pokok Bacaan Yang Penting atau membuat ringkasan bagi kamu.

Dengan demikian, kamu dan mereka akan tetap memperoleh informasi yang cukup. Bila kamu membaca sebuah buku atau laporan yang akan kamu gunakan untuk acuan lagi, garis bawahi pokok-pokok yang penting dan buatlah catatan pada garis tepinya. Bila suatu saat kamu harus mengacu pada bacaan tersebut, waktu yang digunakan untuk di baca ulang akan menjadi sangat berkurang di bandingkan dengan waktu membaca kamu pertama kali. Sebagai tambahan, menjadi seorang pembaca yang aktif dapat meningkatkan kemampuan kamu untuk mengingat gagasan-gagasan kunci. Jangan biarkan bacaan kamu menumpuk. Tentukan untuk membacanya menurut tanggal tertentu atau singkirkan.

Mengambil Satu Frase Dalam Satu Saat Dan Bukannya Satu Kata Dalam Satu Saat

Pikirkan bahan bacaan seperti kamu memikirkan film yang sedang di putar di gedung bioskop setempat. Setelah tanggal tertentu, film itu akan berhenti diputar, tetapi bila film tersebut sungguh sungguh bagus, pada suatu saat pasti akan di putar kembali. Akhirnya, kamu dapat meningkatkan efektifitas membaca kamu dengan meningkatkan kecepatan kamu, walaupun hal ini hampir tidak sepenting prinsip selektif. Banyak kursus cepat bermunculan yang menjamin kamu dapat mengurangi waktu kamu seperti halnya sebuah alat masak “oven microwave” yang mampu mengurangi waktu memasak.

Kebanyakan orang yang menuntut dapat membaca dengan kecepatan beribu-ribu kata setiap menit, pada kenyatannya hanya sepintas saja dan tidak memperoleh pemahaman. Kemampuan mereka untuk memahami dan menyimpan apa yang mereka baca selama selang waktu tertentu tidak sebanding dengan peningkatan kecepatan membaca yang mereka peroleh. Meskipun demikian, pada umumnya, kursus membaca cepat memang dapat meningkatkan kemampuan membaca kamu secara nyata. Beberapa hal yang di ajarkan dalam kursus membaca cepat sebenarnya dapat kamu lakukan sendiri. Misalnya, Mengambil Satu Frase Dalam Satu Saat Dan Bukannya Satu Kata Dalam Satu Saat.

Paksalah diri kamu untuk membaca sepintas dengan lebih cepat dan lakukan pembacaan itu dengan daerah perkampungan mata yang lebih luas. Jangan melakukan pembacaan ulang. Paksakan untuk terus membaca. Pada mulanya nampak agak kaku, tetapi akhirnya kecepatan membaca kamu pasti akan meningkat. Dengan menerima tantangan untuk menurunkan kegiatan pekerjaan tulis-menulis, kamu akan dapat meningkatkan efektifitas kamu dalam membaca. Bacalah buku sepenting mungkin dan lindungilah diri kamu dari segala bentuk buku yang mutlak sangat tidak di perlukan. Bersikaplah selektif. Ciptakan kebiasaan positif untuk menangani buku-buku dan tingkatkan efektifitas kamu dengan meningkatkan ketrampilan membaca dan menulis.

Buatlah Tempat Senyaman Mungkin

Jika kamu benar-benar membutuhkan tempat untuk meningkatkan efektifitas membaca, kamu bisa mulai mengatur sudut atau tempat ternyaman membaca kamu. Buatlah Tempat Senyaman Mungkin untuk kamu membaca dengan waktu yang lama. Akhir pekan adalah waktu yang paling baik untuk membaca di tempat ternyaman kamu. Buatlah daftar untuk semua barang yang tersisa yang ada di atas meja dan susunlah menurut urutan kepentingannya. Pertimbangkan kepentingan masing ‘masing barang, tanyakan pada diri kamu “Hal terburuk apakah yang akan terjadi bila saya membuang barang Ini?

Bila jawabannya tidak begitu buruk, buanglah barang tersebut dan letakkan buku-buku bacaan penting kamu. Pertimbangkan semua barang yang tidak di buang atau di sortir dan letakkan buku-buku yang sangat penting saja di atas meja. Buku-buku yang tidak segera digunakan hendaknya disimpan di tempat lain, seperti di dalam lemari arsip atau rak buku. Buatlah sistem kearsipan dengan menggunakan laci yang dalam, dengan sistem pemberian label yang tersusun dengan baik agar mudah dan dapat cepat di ambil kembali pada saat di perlukan.

Tinjaulah semua buku di meja kamu secara berkala dan simpanlah buku-buku yang masih baru dan penting di atas meja kamu. Lebih dari sembilan puluh persen dari buku-buku yang sudah berumur lebih dari setahun, biasanya tidak pernah di baca lagi. Untuk mempermudah proses informasi buku yang di baca dan tidak di baca, ambilah dua buah tempat penumpuk arsip satu untuk menyimpan buku yang baru dan satu lagi untuk menyimpan buku yang sudah pernah di baca atau sedang di baca. Buku-buku yang masih belum selesai di baca dapat di tumpuk di atas laci meja, namun secara teratur harus di beri tanda Membaca Setiap Hari.