AC Milan – terus menunjukkan keseriusan dalam membangun tim yang kompetitif untuk jangka panjang. Meski performa lini tengah tampil solid sepanjang musim 2025/2026, manajemen Rossoneri tetap membuka peluang untuk menambah pemain baru. Langkah ini mencerminkan pendekatan proaktif klub dalam menjaga stabilitas sekaligus mengantisipasi dinamika skuad di masa depan.

Sepanjang musim berjalan, Milan tampil konsisten dan mampu bersaing di papan atas kompetisi domestik. Mereka berhasil menjaga ritme permainan dan menunjukkan kedalaman skuad yang memadai. Namun, di level klub besar Eropa, konsistensi performa tidak selalu cukup. Perencanaan jangka panjang tetap menjadi kunci untuk mempertahankan daya saing, terutama di tengah persaingan ketat Serie A.

Posisi Klasemen Perkuat Ambisi Rossoneri

Hingga memasuki pekan ke-22, AC Milan menempati posisi kedua klasemen Serie A dengan raihan 47 poin. Mereka hanya terpaut lima poin dari rival sekota, Inter Milan, yang masih memimpin klasemen sementara.

Catatan tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan liga menjadi indikator kuat atas kestabilan permainan Milan. Konsistensi tersebut lahir dari kombinasi taktik yang matang, kedalaman skuad, serta kontribusi merata dari berbagai lini. Meski demikian, manajemen klub menyadari bahwa persaingan musim depan bisa jauh lebih berat, sehingga persiapan sejak dini menjadi hal yang krusial.

Leon Goretzka dipastikan tinggalkan Bayern Munich

Pemain Bayern Munchen, Leon Goretzka saat laga leg pertama perempat final Liga Champions 2022/2023 melawan Manchester City di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (12/04/2023) WIB. Goretzka tampil di bawah ekspektasi. Ia acap kali berada pada posisi yang tidak tepat dan kesulitan untuk mengimbangi aksi Rodri di lini tengah.

Lini Tengah Milan Dinilai Kuat, Namun Tetap Berpotensi Berubah

Musim ini, Milan memiliki banyak opsi berkualitas di sektor tengah. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Luka Modric, Adrien Rabiot, dan Ruben Loftus-Cheek berpadu dengan energi pemain lain seperti Youssouf Fofana dan Ardon Jashari. Kombinasi tersebut memberi fleksibilitas taktik sekaligus kestabilan dalam mengatur tempo permainan.

Meski demikian, dinamika bursa transfer membuat komposisi skuad sulit di pastikan tetap sama. Sejumlah pemain di sebut menarik minat klub-klub dari luar Italia. Situasi ini memunculkan potensi perubahan, baik melalui penjualan maupun perekrutan pemain baru. Milan pun mulai memantau pasar untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut.

Leon Goretzka Masuk Radar AC Milan

Dalam upaya memperkuat lini tengah, Milan mulai mengarahkan perhatian pada gelandang berpengalaman Leon Goretzka. Pemain asal Jerman tersebut saat ini membela Bayern Munich, namun masa depannya di klub Bundesliga itu di sebut mulai tidak menentu.

Goretzka memiliki kontrak hingga musim panas 2026, tetapi posisinya di Bayern tidak lagi sepenuhnya aman. Persaingan internal dan perubahan kebijakan klub membuat peluang hengkang pada akhir musim semakin terbuka. Kondisi ini menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa, termasuk AC Milan, yang melihatnya sebagai opsi ideal untuk memperkuat lini tengah.

Kabar Kepastian Masa Depan Goretzka

Peluang Milan mendapatkan Goretzka semakin terbuka setelah muncul kabar terbaru dari jurnalis transfer Eropa, Fabrizio Romano. Ia mengungkapkan bahwa Goretzka akan meninggalkan Bayern Munich pada musim panas mendatang.

Menurut informasi tersebut, kepergian Goretzka akan terjadi setelah delapan tahun pengabdiannya bersama Bayern. Ia disebut siap mencari tantangan baru dalam karier profesionalnya. Status bebas transfer yang kemungkinan melekat pada kepindahannya membuat banyak klub tertarik, termasuk Milan yang dikenal cermat dalam memanfaatkan peluang pasar.

Peluang dan Tantangan bagi AC Milan

Jika berhasil merekrut Goretzka, Milan berpotensi mendapatkan gelandang dengan pengalaman level tertinggi di Eropa. Pemain berusia matang tersebut memiliki kemampuan bertahan, distribusi bola, serta pengalaman bermain di laga-laga besar. Kehadirannya bisa memberi dimensi baru bagi lini tengah Rossoneri.

Namun, persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Goretzka diperkirakan tidak mudah. Klub-klub lain dari liga top Eropa juga berpeluang masuk dalam perburuan. Selain itu, Milan harus mempertimbangkan aspek finansial, keseimbangan skuad, serta kecocokan taktik sebelum mengambil keputusan akhir.

AC Milan menjalani musim 2025/2026 dengan performa yang menjanjikan, tetapi manajemen klub tetap berpikir jauh ke depan. Ketertarikan terhadap Leon Goretzka menunjukkan ambisi Rossoneri untuk terus memperkuat tim, sekaligus menjaga daya saing di level tertinggi. Dengan perencanaan matang dan strategi transfer yang tepat, Milan berpeluang mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama di Serie A dan Eropa.