Ormas – organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat mengambil langkah strategis dalam perjalanan politiknya. Setelah mendeklarasikan diri sebagai partai politik, organisasi ini secara terbuka menyampaikan arah dukungan politik nasional. Secara khusus, Gerakan Rakyat menyatakan harapan agar Anies Baswedan dapat memimpin Indonesia sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat 2026 di Jakarta. Melalui forum tersebut, Sahrin menegaskan sikap politik organisasi secara terbuka. Dengan demikian, Gerakan Rakyat menunjukkan posisi politik yang jelas sejak awal transformasi menjadi partai.

Anies Baswedan hadir dalam acara Gerakan Rakyat

Ormas Gerakan Rakyat mendeklarasikan diri menjadi partai politik.

Anies Baswedan Ditempatkan sebagai Figur Sentral Perjuangan

Dalam pidatonya, Sahrin Hamid menyampaikan keyakinan kuat terhadap kepemimpinan Anies Baswedan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan pemimpin nasional yang memiliki visi kebangsaan, integritas moral, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, Gerakan Rakyat memilih Anies sebagai figur sentral perjuangan politik.

Selain itu, Sahrin menilai nilai-nilai yang Anies perjuangkan selaras dengan prinsip dasar Gerakan Rakyat. Dengan kesamaan tersebut, organisasi ini menyatukan arah perjuangan secara ideologis dan politis. Bahkan, Sahrin menegaskan bahwa komitmen ini tidak bergantung pada situasi politik tertentu. Dengan kata lain, Gerakan Rakyat akan tetap berada di jalur yang sama dalam kondisi apa pun.

Lebih lanjut, Sahrin menyampaikan bahwa organisasi dan Anies Baswedan memiliki hubungan perjuangan yang saling menguatkan. Karena itu, ia menyebut Gerakan Rakyat dan Anies Baswedan sebagai satu kesatuan arah politik.

Penyerahan Kartu Anggota Memperkuat Ikatan Politik

Sebagai langkah konkret, Gerakan Rakyat memperkuat hubungan tersebut melalui simbol organisasi. Pada 17 Desember 2025, Sahrin Hamid menyerahkan kartu tanda anggota kepada Anies Baswedan. Organisasi memberikan nomor anggota 0001 sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas peran sentral Anies.

Melalui langkah ini, Gerakan Rakyat menunjukkan keseriusan dukungan politiknya. Selain itu, penyerahan kartu anggota juga mempertegas keterikatan formal antara organisasi dan figur yang didukung. Dengan demikian, dukungan yang disampaikan tidak berhenti pada pernyataan lisan semata.

Target Pendaftaran Partai Politik pada Februari 2026

Di samping menetapkan arah dukungan, Gerakan Rakyat juga menyampaikan target kelembagaan. Sahrin Hamid menyebutkan bahwa organisasi menargetkan pendaftaran resmi sebagai partai politik di Kementerian Hukum Republik Indonesia pada Februari 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Sahrin mengajak seluruh kader meningkatkan semangat perjuangan. Oleh sebab itu, ia meminta kader menunjukkan militansi, disiplin, dan kerja kolektif. Selain itu, ia menekankan pentingnya pemenuhan seluruh persyaratan hukum yang negara tetapkan.

Sahrin juga menyampaikan optimisme terhadap kesiapan organisasi. Menurutnya, Gerakan Rakyat memiliki sumber daya manusia dan jaringan yang cukup untuk membangun partai politik nasional.

Konsolidasi Kader Menjadi Fokus Utama

Selanjutnya, Gerakan Rakyat memusatkan perhatian pada konsolidasi internal. Organisasi menyadari bahwa perubahan status membawa tanggung jawab baru. Oleh karena itu, penguatan struktur kepengurusan di tingkat pusat dan daerah menjadi agenda utama.

Selain struktur, Sahrin menekankan pentingnya kesatuan visi di antara kader. Ia mendorong anggota untuk aktif membangun komunikasi dan kerja sama. Dengan konsolidasi yang kuat, organisasi dapat menjaga konsistensi perjuangan politik.

Lebih jauh, Sahrin menilai militansi kader sebagai kunci keberlanjutan partai. Ia meminta setiap anggota berkontribusi aktif dalam aktivitas organisasi dan kerja politik di masyarakat.

Anies Baswedan dalam Dinamika Politik Nasional

Dukungan terbuka Gerakan Rakyat menambah dinamika politik nasional. Saat ini, Anies Baswedan terus menarik perhatian publik dan berbagai kelompok masyarakat. Banyak pihak melihatnya sebagai figur alternatif kepemimpinan nasional dengan pendekatan rasional dan inklusif.

Pada saat yang sama, langkah Gerakan Rakyat mencerminkan keinginan menghadirkan kekuatan politik baru. Dengan identitas yang jelas dan figur sentral yang kuat, partai ini berpotensi memberi warna baru dalam kontestasi politik mendatang.

Penutup

Secara keseluruhan, deklarasi Gerakan Rakyat sebagai partai politik sekaligus dukungan kepada Anies Baswedan menandai fase baru perjuangan organisasi. Dengan menetapkan Anies sebagai arah politik nasional, Gerakan Rakyat menunjukkan sikap politik yang tegas dan terstruktur. Ke depan, pendaftaran resmi sebagai partai serta konsolidasi kader akan menentukan peran Gerakan Rakyat dalam dinamika demokrasi Indonesia.