Wisata Senja Tamansuruh – Kabupaten Banyuwangi terus mengembangkan sektor pariwisata dengan menghadirkan konsep wisata berbasis pengalaman. Salah satunya, program “Senja di AWT” yang berlangsung di Agro Wisata Tamansuruh, Desa Tamansuruh. Program ini menawarkan alternatif rekreasi sore yang memadukan panorama alam, kuliner lokal, seni budaya, serta aktivitas ekonomi kreatif dalam satu kawasan terpadu.
Pada saat yang sama, pengunjung dapat menikmati suasana matahari terbenam dengan latar pegunungan Ijen yang memukau. Tidak hanya itu, kawasan ini juga menghadirkan nuansa hangat khas pedesaan yang cocok untuk bersantai bersama keluarga maupun teman. Dengan demikian, Banyuwangi berhasil memperluas pilihan wisata tidak hanya pada siang hari, tetapi juga pada waktu senja.
Konsep Wisata Terpadu Berbasis Alam dan Budaya
Program “Senja di AWT” mengusung konsep wisata terpadu yang menggabungkan alam, budaya, dan kreativitas. Untuk itu, pengelola mengajak berbagai komunitas lokal agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kolaborasi tersebut melibatkan asosiasi Kumbara serta pelaku ekonomi kreatif Banyuwangi.
General Manager Agro Wisata Tamansuruh, Sudarmanto, menegaskan bahwa program ini bertujuan mendorong perputaran ekonomi. Selain itu, ia menilai kolaborasi lintas sektor mampu menciptakan nilai tambah bagi wisatawan. Oleh karena itu, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Pengalaman Kuliner dan Relaksasi di Alam Terbuka
Salah satu daya tarik utama program ini adalah pengalaman kuliner. Pengunjung dapat mencicipi berbagai makanan khas Banyuwangi hingga menu kekinian. Sementara itu, suasana langit jingga saat senja memberikan latar yang menarik untuk bersantap.
Di sisi lain, pengelola juga menyediakan layanan relaksasi seperti terapi pijat. Pengunjung dapat menikmati udara sejuk pegunungan sambil melepas penat. Dengan kata lain, program ini menggabungkan wisata kuliner dan healing dalam satu pengalaman. Akibatnya, wisatawan memperoleh manfaat rekreasi yang lebih lengkap.

Wisatawan menikmati senja di Agrowisata Taman Suruh Banyuwangi.
Ruang Kreatif dan Atraksi Seni Lokal
Program ini juga menghadirkan berbagai aktivitas seni. Pengunjung dapat menikmati pameran seni rupa, pertunjukan musik akustik, serta kegiatan live sketch. Selain itu, panggung terbuka memungkinkan interaksi langsung antara seniman dan wisatawan.
Tidak hanya berhenti di situ, kawasan ini juga menyediakan banyak spot foto menarik. Pengelola merancang dekorasi yang menyatu dengan alam sehingga terlihat estetis. Dengan demikian, pengunjung dapat menghasilkan konten visual yang menarik untuk media sosial.
Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Pengelola memanfaatkan program “Senja di AWT” sebagai sarana pemberdayaan UMKM. Mereka memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk secara langsung. Sebagai hasilnya, peluang ekonomi masyarakat meningkat secara signifikan.
Lebih lanjut, interaksi antara wisatawan dan pelaku usaha menciptakan pengalaman yang lebih autentik. Dengan cara ini, wisata tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal.
Jadwal Kegiatan dan Akses Wisata
Pengelola mengadakan program ini secara rutin setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu pada awal bulan. Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB. Selain itu, harga tiket yang terjangkau, yaitu Rp10.000, membuat program ini mudah diakses oleh berbagai kalangan.
Pengunjung juga mendapatkan voucher dengan nilai yang sama. Dengan demikian, mereka dapat menukarkan voucher tersebut untuk membeli makanan atau layanan di lokasi. Hal ini semakin meningkatkan daya tarik program bagi wisatawan.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, program “Senja di AWT” di Agro Wisata Tamansuruh menunjukkan inovasi pariwisata yang menggabungkan alam, budaya, dan ekonomi kreatif. Melalui pendekatan ini, pengelola berhasil menciptakan pengalaman wisata yang lebih menarik dan bernilai.
Pada akhirnya, perpaduan panorama senja, kuliner, seni, dan suasana pegunungan menghadirkan pengalaman rekreasi yang berbeda. Oleh sebab itu, Banyuwangi semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata inovatif dan berkelanjutan di Indonesia.