Bentley – produsen mobil mewah asal Inggris, terus mempercepat langkah menuju elektrifikasi penuh. Terbaru, Bentley membawa prototipe SUV listrik urban terbarunya ke wilayah Eropa Utara untuk menjalani pengujian intensif di kondisi bersalju dan suhu ekstrem. Langkah ini menandai fase lanjutan dalam pengembangan SUV listrik kompak Bentley.
Melalui pengujian tersebut, Bentley ingin memastikan bahwa kendaraan listrik terbarunya mampu beroperasi optimal di berbagai kondisi iklim. Pabrikan ini tetap menempatkan kenyamanan, performa, dan kemewahan sebagai prioritas utama, meskipun teknologi listrik menjadi fondasi pengembangan produk.
Pengujian Suhu Rendah Jadi Fokus Utama
Bentley memilih lingkungan bersuhu beku karena kondisi ekstrem sangat memengaruhi karakter kendaraan listrik. Suhu rendah dapat memengaruhi daya tahan baterai, efisiensi energi, sistem manajemen panas, hingga respons perangkat lunak kendaraan. Oleh sebab itu, tim teknis Bentley menguji seluruh sistem kendaraan secara menyeluruh.
Selama proses uji coba, Bentley mengevaluasi performa motor listrik, stabilitas sasis, sistem pengereman, serta kenyamanan kabin. Tim pengembang juga mengamati bagaimana sistem elektronik merespons perubahan suhu ekstrem. Dengan pendekatan ini, Bentley memastikan pengalaman berkendara tetap halus dan konsisten, sesuai dengan standar merek premium.

Bentley kembali terlihat sedang menguji coba SUV urban listrik terbarunya di kondisi bersalju dan suhu ekstrem.
SUV Listrik Lebih Ringkas dari Bentayga
Berdasarkan laporan media otomotif Eropa, SUV listrik yang tengah diuji memiliki ukuran lebih kecil dibanding Bentley Bentayga. Bentley menyiapkan model ini untuk segmen SUV urban yang terus berkembang di pasar global.
Meskipun prototipe masih tertutup kamuflase tebal, bentuk bodinya menunjukkan proporsi yang lebih ringkas dan modern. Bentley tidak sekadar menghadirkan versi kecil dari Bentayga, melainkan menciptakan SUV listrik dengan identitas baru. Pendekatan ini memungkinkan Bentley menjangkau konsumen perkotaan yang menginginkan kendaraan mewah dengan dimensi lebih praktis.
Bahasa Desain Baru yang Lebih Segar
Dari foto-foto uji coba yang beredar, terlihat bahwa Bentley menerapkan arah desain baru pada SUV listrik kompak ini. Bentley menggunakan satu unit lampu utama di setiap sisi, berbeda dari konfigurasi lampu ganda yang selama ini menjadi ciri Bentayga.
Selain itu, Bentley menambahkan strip LED ganda di bagian depan yang kemungkinan berfungsi sebagai lampu siang hari dan indikator. Elemen tersebut memperkuat kesan modern dan futuristik, sekaligus menegaskan transisi Bentley menuju era elektrifikasi.
Garis bodi yang bersih dan proporsional menunjukkan bahwa Bentley tidak hanya mempertahankan kemewahan klasik, tetapi juga mengadaptasinya ke dalam desain yang lebih dinamis. Desainer Bentley memadukan inspirasi mobil Gran Turismo dengan karakter SUV modern untuk menciptakan tampilan yang segar namun tetap elegan.
Bagian dari Strategi Elektrifikasi Jangka Panjang
Bentley menempatkan SUV listrik urban ini sebagai bagian penting dari strategi elektrifikasi jangka panjang. Pabrikan tersebut menargetkan transformasi penuh menuju portofolio kendaraan listrik dalam satu dekade ke depan. SUV listrik kompak ini akan berperan sebagai model kunci untuk memperluas jangkauan pasar Bentley.
Dengan dominasi segmen SUV di pasar global, Bentley melihat peluang besar untuk menarik konsumen baru. Model listrik berukuran lebih kecil ini memungkinkan Bentley menjangkau pasar perkotaan dan generasi pembeli yang lebih muda, tanpa mengorbankan citra eksklusif.
Target Peluncuran dan Teknologi Platform
Bentley sebelumnya mengisyaratkan rencana peluncuran SUV listrik kompak ini sekitar tahun 2027. Bentley akan memposisikan model ini di bawah Bentayga sebagai SUV listrik pertama di segmen tersebut.
Untuk mendukung performa dan efisiensi, Bentley kemungkinan memanfaatkan platform listrik modular milik Grup Volkswagen. Platform ini memungkinkan fleksibilitas pengembangan, peningkatan efisiensi, serta dukungan teknologi pengisian cepat. Bentley menargetkan kemampuan pengisian daya yang mampu memberikan jarak tempuh signifikan dalam waktu singkat.
Nama Model dan Posisi di Pasar EV Mewah
Meski Bentley belum mengumumkan nama resmi, sejumlah spekulasi menyebutkan kemungkinan penggunaan nama Mayon atau Barnato. Terlepas dari nama yang dipilih, Bentley akan memposisikan SUV listrik ini sebagai pintu masuk ke dunia EV mewah Bentley.
Model ini tidak hanya akan melengkapi jajaran kendaraan listrik Bentley, tetapi juga memperkuat daya saing merek di pasar EV premium global. Bentley berambisi menghadirkan kendaraan listrik yang tidak sekadar efisien, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara khas mobil mewah.
Uji coba SUV listrik kompak Bentley di kondisi bersalju menunjukkan keseriusan Bentley dalam menghadapi era elektrifikasi. Melalui pengujian ekstrem, bahasa desain baru, dan strategi produk yang matang, Bentley menyiapkan SUV listrik yang mampu menjawab tuntutan mobilitas modern tanpa meninggalkan identitas kemewahan. Peluncuran model ini akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Bentley menuju masa depan kendaraan listrik premium.