Super League 2025–2026 pertandingan pekan ke-17 menghadirkan duel antara Persijap Jepara dan Dewa United. Laga berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Senin malam 12 Januari 2026. Sejak menit awal, Dewa United langsung mengambil inisiatif permainan. Dengan tempo tinggi, tim tamu mampu mengontrol jalannya laga. Pada akhirnya, Dewa United mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.
Hasil ini membawa perubahan signifikan pada klasemen sementara. Melalui tambahan tiga poin, Dewa United memperbaiki posisi. Di sisi lain, Persijap kembali gagal keluar dari tren negatif.

Pesepak bola Dewa United Banten Edo Febriansah (kanan) berusaha melewati hadangan pesepak bola Bali United Thijmen Goppel (kiri) saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (29/12/2025). Tuan rumah Bali United bermain imbang melawan Dewa United Banten dengan skor 0-0. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/bar
Strategi Tekanan Tinggi Menentukan Babak Pertama
Peluit awal pertandingan menjadi tanda dominasi Dewa United. Tim ini menerapkan strategi tekanan tinggi di seluruh area lapangan. Dengan pendekatan tersebut, Persijap kehilangan ruang untuk membangun serangan. Akibat tekanan konstan, lini tengah tuan rumah gagal mengalirkan bola secara efektif.
Gol pembuka tercipta pada menit kesembilan. Pada momen tersebut, Alexis Messidoro menerima umpan dari Kafiatur Rizky. Kesalahan koordinasi lini belakang Persijap membuka celah pertahanan. Melalui penyelesaian akurat, Messidoro mengarahkan bola ke gawang. Skor langsung berubah menjadi 1-0.
Setelah kebobolan, Persijap mencoba meningkatkan intensitas permainan. Upaya tersebut tetap tidak memberi ancaman berarti. Sementara itu, barisan pertahanan Dewa United tampil disiplin. Peluang kembali hadir melalui Stefano Lilipaly. Tendangan keras dari luar kotak penalti melambung tipis di atas mistar.
Menjelang akhir babak pertama, tekanan Dewa United semakin terasa. Pada menit ke-40, Alex Martins mencetak gol kedua. Umpan matang dari Alexis Messidoro memberi peluang emas. Dengan kontrol sempurna, Martins menyelesaikan peluang tersebut. Hingga turun minum, skor bertahan 2-0.
Performa Konsisten Berlanjut di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Dewa United kembali meningkatkan tempo permainan. Peluang cepat muncul melalui sundulan Alex Martins. Bola hasil tandukan tersebut membentur tiang gawang. Walaupun gagal menambah gol, dominasi tetap terjaga.
Gol ketiga akhirnya tercipta pada menit ke-50. Stefano Lilipaly menerima umpan silang dari Alex Martins. Pergerakan tanpa pengawalan memberi ruang tembak ideal. Dengan penyelesaian tenang, Lilipaly mengubah skor menjadi 3-0.
Upaya balasan Persijap mulai terlihat setelah gol tersebut. Indra Arya Wiguna mencoba peruntungan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola tetap melebar dari sasaran. Kesempatan lain hadir lewat Abdallah Sudi. Namun, Sonny Stevens mampu menjaga gawang dengan sigap.
Seiring berjalannya waktu, intensitas pertandingan menurun. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki pemain Dewa United. Serangan Persijap tidak berkembang secara maksimal. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak mengalami perubahan.
Dampak Kemenangan terhadap Posisi Klasemen
Kemenangan ini mengangkat Dewa United ke peringkat ke-11 klasemen sementara. Total poin yang dikoleksi mencapai angka 20. Jarak satu poin memisahkan Dewa United dari Arema FC di posisi sepuluh.
Sebaliknya, Persijap Jepara masih terpuruk di dasar klasemen. Kekalahan ini menjadi kekalahan ke-12 sepanjang musim. Hingga pekan ke-17, Persijap hanya mengumpulkan sembilan poin. Kondisi tersebut memperpanjang tekanan terhadap tim tuan rumah.
Situasi ini menuntut evaluasi menyeluruh dari seluruh elemen tim. Dengan sisa kompetisi yang ada, perbaikan performa menjadi keharusan.
Susunan Pemain Persijap Jepara dan Dewa United
Pada pertandingan ini, Persijap Jepara menurunkan formasi 4-4-2. Moch Sendri Johansah bertugas sebagai penjaga gawang. Di lini pertahanan, Diogo Araujo Brito, Elvis Sakyi, Firman Ramadhan, dan Rahmat Hidayat menjaga area belakang. Di sektor tengah, Alexis Gomez, Muhammad Adzikry Fadillah, Rendi Saepul, serta Rizki Hidayat mengatur aliran bola. Lini depan diisi oleh Sudi Abdallah dan Rosalvo.
Sementara itu, Dewa United memilih formasi 4-3-3. Sonny Stevens mengawal gawang. Brian Fatari, Nick Kuipers, Wahyu Prasetyo, dan Edo Febriansah mengisi lini belakang. Di lini tengah, Alexis Messidoro, Kafiatur Rizky, serta Theo Numberi memegang kendali permainan. Selanjutnya, Alex Martins, Stefano Lilipaly, dan Taisei Marukawa memimpin sektor serang.