Consumer Electronics Show 2026 – kembali menampilkan inovasi teknologi terkini dari berbagai perusahaan global. Pada kesempatan ini, FrontierX memperkenalkan robot pendamping hewan bernama Vex. Robot ini membantu pemilik hewan peliharaan memantau aktivitas harian hewan secara otomatis di dalam rumah.

FrontierX mengembangkan Vex untuk pemilik kucing dan anjing yang ingin mengetahui perilaku hewan tanpa pengawasan langsung. Oleh sebab itu, Vex menggabungkan sistem navigasi otonom dan kecerdasan buatan agar robot mampu mengikuti pergerakan hewan serta merekam aktivitasnya sepanjang hari.

robot pendamping AI FrontierX dipamerkan pada ajang CES 2026

Robot pendamping hewan bernama Vex diperkenalkan dalam ajang pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2026. Robot ini dikembangkan oleh produsen FrontierX. (Dominic Preston / The Verge)

Teknologi Pengenalan Hewan dan Navigasi Mandiri

Vex mengusung konsep robot bergerak yang aktif. Pertama, robot ini menjalankan sistem pengenalan visual untuk mengenali hewan tertentu. Selanjutnya, teknologi tersebut memungkinkan Vex tetap fokus mengikuti satu hewan meskipun terdapat beberapa hewan lain di ruangan yang sama.

Kemudian, Vex bergerak mengikuti aktivitas hewan seperti berjalan, berlari, atau bermain. Sistem navigasi membantu robot menghindari rintangan seperti furnitur dan dinding. Dengan kemampuan ini, pemilik dapat memantau pola aktivitas hewan secara konsisten dan detail.

Desain Ringkas dan Sudut Pandang Rendah

Dari segi tampilan, FrontierX merancang Vex dalam bentuk bola kecil berwarna putih. Ukuran ringkas memungkinkan pengguna menggenggam robot ini dengan satu tangan. Selain itu, desain tersebut memudahkan mobilitas dan penyimpanan. Vex memiliki lengan kecil dan elemen menyerupai telinga yang menciptakan kesan ramah. FrontierX juga menyediakan aksesori tambahan dengan berbagai pilihan warna.

Saat beroperasi, Vex merekam video dari sudut rendah atau low-angle. Oleh karena itu, hasil rekaman menampilkan sudut pandang yang mendekati perspektif hewan peliharaan. Perspektif ini memberikan pengalaman visual yang lebih imersif bagi pemilik.

Pengolahan Video Otomatis Berbasis AI

Tidak hanya merekam, Vex juga menjalankan sistem pengolahan video berbasis kecerdasan buatan. Pertama, AI mengumpulkan klip-klip penting dari aktivitas hewan. Selanjutnya, sistem menyusun dan mengedit potongan video tersebut menjadi video pendek dengan format siap unggah ke media sosial.

Dengan fitur ini, pemilik hewan dapat membagikan momen menarik tanpa melakukan proses penyuntingan manual. Sampai saat ini, FrontierX belum menampilkan contoh video hasil pengeditan otomatis tersebut kepada publik.

Tahap Pengembangan dan Rencana Peluncuran Vex

Saat ini, FrontierX masih mengembangkan Vex pada tahap awal. Sementara itu, perusahaan menargetkan pembukaan pemesanan awal dalam jangka waktu sekitar enam bulan. FrontierX belum menyampaikan harga resmi maupun tanggal peluncuran ke pasar global. Informasi lanjutan akan muncul seiring perkembangan produk ini.

Aura sebagai Robot Pendamping Manusia

Selain Vex, FrontierX juga memperkenalkan robot pendamping manusia bernama Aura. Robot ini menyasar kebutuhan interaksi sosial dan dukungan emosional di lingkungan rumah.

Aura hadir dengan bodi berbentuk bola berukuran lebih besar dibandingkan Vex. Pada bagian depan, layar melingkar berfungsi sebagai wajah digital. Selanjutnya, sistem sensor pada Aura membaca ekspresi wajah dan bahasa tubuh pengguna untuk mengenali suasana hati.

Fitur Percakapan dan Mobilitas Aura

Aura bergerak mengikuti pengguna di dalam ruangan. Selain itu, robot ini menjalankan fitur percakapan berbasis large language model. Teknologi ini memungkinkan Aura merespons pertanyaan serta melakukan dialog secara alami dengan manusia.

Dengan kemampuan tersebut, Aura membuka peluang penggunaan sebagai pendamping harian. Hingga kini, FrontierX masih mengembangkan Aura dan belum mengumumkan harga maupun jadwal rilis resmi. Informasi mengenai kedua robot ini dihimpun dari laporan KompasTekno yang mengutip sumber The Verge.