Nasi ulam – merupakan salah satu kuliner khas Betawi yang hingga kini masih memiliki banyak penggemar. Hidangan tradisional ini di kenal karena perpaduan nasi putih dengan taburan serundeng kelapa berbumbu, kacang tanah sangrai, daun kemangi, serta aneka lauk yang menghasilkan cita rasa gurih, harum, dan menggugah selera. Meski kuliner modern terus bermunculan, nasi ulam tetap menjadi pilihan bagi pencinta makanan tradisional yang ingin menikmati cita rasa autentik Jakarta.
Di Jakarta sendiri, nasi ulam hadir dalam dua jenis yang cukup populer, yaitu nasi ulam kering dan nasi ulam basah. Nasi ulam kering biasanya menggunakan taburan serundeng kelapa dan kacang sangrai, sedangkan nasi ulam basah di sajikan dengan tambahan kuah semur yang memberikan rasa manis gurih. Keduanya memiliki keunikan tersendiri dan sama-sama menjadi bagian dari kekayaan kuliner Betawi.
Jika Anda sedang mencari tempat menikmati nasi ulam yang lezat di Jakarta, berikut sejumlah rekomendasi yang layak di kunjungi.
1. Nasi Ulam Misdjaya
Nasi Ulam Misdjaya di kenal sebagai salah satu pelopor nasi ulam legendaris di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Berdiri sejak era 1960-an, tempat makan sederhana ini tetap mempertahankan resep turun-temurun yang membuatnya selalu ramai pelanggan.
Menu andalannya berupa nasi ulam yang di siram kuah semur kental, di padukan dengan taburan kacang tumbuk, bihun goreng, daun kemangi, dan mentimun segar. Lauk favorit seperti dendeng sapi, cumi asin, hingga telur dadar menjadi pelengkap yang semakin memperkaya cita rasanya.
2. Nasi Ulam Mpok Lin
Berlokasi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Nasi Ulam Mpok Lin menawarkan sajian nasi ulam dengan racikan bumbu tradisional yang khas. Warung ini di kenal memiliki pilihan lauk yang cukup lengkap, mulai dari tempe orek, semur tahu, hingga telur berbumbu yang di masak hingga meresap.
Suasana tempat makan yang sederhana namun nyaman membuat banyak pelanggan menjadikannya sebagai pilihan untuk makan siang maupun makan malam.
3. Nasi Ulam & Nasi Uduk Ibu Yoyo
Warung legendaris di kawasan Karet Kuningan ini menjadi salah satu tujuan favorit pencinta kuliner Betawi. Menu nasi ulam kering yang di sajikan dengan serundeng kelapa, daun kemangi, irisan mentimun, dan sambal memiliki cita rasa yang konsisten sejak lama.
Beragam lauk seperti empal daging, semur jengkol, tahu, dan telur semur menjadi pilihan yang membuat setiap porsi terasa semakin lengkap.
4. Nasi Ulam Betawi Pluit Sakti Bang Sanip
Bagi pencinta nasi ulam di Jakarta Utara, warung Bang Sanip menjadi salah satu rekomendasi yang layak di coba. Nasi ulam kering dengan taburan serundeng yang melimpah menjadi daya tarik utama.
Pilihan lauk seperti dendeng sapi, perkedel kentang, hingga kuah semur gurih membuat hidangan ini cocok di nikmati kapan saja, baik saat sarapan maupun makan siang.
5. Nasi Ulam Berkat
Terletak di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, Nasi Ulam Berkat dikenal menyajikan nasi ulam dengan bahan berkualitas serta resep khas Betawi yang tetap di pertahankan.
Butiran nasi yang pulen berpadu dengan serundeng berbumbu, sementara lauk seperti perkedel kentang dan dendeng sapi menjadi menu favorit para pelanggan.
6. Nasi Uduk & Ulam Betawi Bu Nur
Warung Bu Nur di kawasan Jatinegara menawarkan perpaduan nasi uduk dan nasi ulam dalam satu tempat. Nasi ulamnya di sajikan dengan serundeng gurih serta aneka lauk rumahan seperti semur tahu dan telur dadar.
Selain rasanya yang khas, kebersihan penyajian menjadi salah satu nilai lebih yang membuat pelanggan merasa nyaman.
7. Nasi Ulam Alung
Masih berada di wilayah Taman Sari, Nasi Ulam Alung menawarkan cita rasa nasi ulam yang kaya rempah. Taburan serundeng dan kacang tanah dalam jumlah melimpah memberikan rasa gurih yang semakin kuat.
Empal sapi dan dendeng menjadi lauk favorit yang sering di pilih pengunjung, terlebih dengan tambahan kuah semur hangat.
8. Nasi Ulam dan Laksa Mindo Senayan
Berada di kawasan Gelora Bung Karno, tempat makan ini tidak hanya menyediakan nasi ulam, tetapi juga laksa khas Betawi.
Nasi ulam di sajikan dengan serundeng yang harum serta pilihan lauk seperti ayam goreng berbumbu dan telur balado, menjadikannya alternatif kuliner tradisional di tengah kawasan modern.

Nasi Ulam Mpo Titi Cabang Otista Raya Jakarta Timur
9. Nasi Ulam, Nasi Uduk & Nasi Kebuli Ala Betawi Kampung Baru
Warung ini menawarkan beberapa menu khas Betawi sekaligus, mulai dari nasi ulam, nasi uduk, hingga nasi kebuli.
Nasi ulamnya memiliki rasa gurih dari perpaduan kelapa sangrai dan kacang tumbuk. Sementara lauk seperti semur tahu, kentang, dan tempe goreng menjadi pelengkap yang banyak diminati pelanggan.
10. Nasi Ulam Mpo Titi
Nasi Ulam Mpo Titi di kawasan Jatinegara menjadi salah satu tempat makan yang mempertahankan resep tradisional Betawi selama bertahun-tahun.
Menu andalannya terdiri atas nasi ulam dengan serundeng halus, dipadukan dengan lauk seperti semur jengkol, dendeng sapi, cumi asin, serta mentimun dan daun kemangi segar.
11. Nasi Ulam H. Nana
Warung H. Nana di kawasan Pinangsia menjadi pilihan banyak pekerja dan wisatawan yang ingin menikmati sarapan khas Betawi.
Nasi hangat dipadukan dengan serundeng, empal daging berbumbu, dan telur dadar tipis menghasilkan perpaduan rasa yang sederhana tetapi memuaskan.
12. Nasi Ulam Jakarta Citra 1
Meski berada di kawasan ruko modern Kalideres, tempat makan ini tetap mempertahankan cita rasa khas Betawi.
Porsi yang cukup besar dengan lauk seperti empal, bihun goreng, telur, serta kuah semur yang tidak terlalu manis membuat banyak pelanggan kembali datang.
13. Nasi Ulam Ahmad
Nasi Ulam Ahmad di kawasan Tambora menawarkan nuansa kuliner tempo dulu yang masih terasa hingga sekarang.
Serundeng dengan perpaduan rasa gurih, asin, dan sedikit manis dipadukan dengan lauk seperti semur tahu, perkedel, dan ikan asin menjadi ciri khas yang disukai pelanggan.
14. Nasi Ulam Mpo Titi Cabang Jakarta Timur
Cabang lain dari Nasi Ulam Mpo Titi hadir untuk memenuhi permintaan pelanggan di Jakarta Timur.
Selain mempertahankan cita rasa yang sama dengan cabang utama, tempat ini menawarkan area makan yang lebih luas sehingga cocok untuk makan bersama keluarga maupun teman.
15. Nasi Ulam Bang Arip
Rekomendasi terakhir adalah Nasi Ulam Bang Arip di kawasan Penjaringan. Warung ini dikenal dengan racikan nasi ulam yang kaya rempah dan bercita rasa kuat.
Dendeng sapi yang renyah, semur tahu gurih, serta taburan serundeng melimpah menjadi perpaduan yang membuat hidangan terasa semakin nikmat.
Penutup
Nasi ulam tetap menjadi salah satu kuliner khas Betawi yang mampu bertahan di tengah perkembangan dunia kuliner modern. Berbagai warung legendaris di Jakarta masih menjaga resep tradisional sehingga cita rasa autentiknya tetap dapat dinikmati hingga sekarang.
Mulai dari kawasan Glodok, Tebet, Pluit, Jatinegara, hingga Penjaringan, setiap tempat menawarkan karakter nasi ulam yang berbeda, baik dari jenis serundeng, kuah semur, maupun pilihan lauk pendampingnya. Bagi pencinta kuliner tradisional, menjelajahi berbagai tempat makan nasi ulam di Jakarta bisa menjadi pengalaman menarik untuk mengenal lebih dekat kekayaan kuliner khas ibu kota.